Proyek Perkebunan Sawit Raksasa di Papua

Digoel Agri Group mulai beroperasi dalam mega proyek yang diperebutkan investor dari seluruh dunia.

  • Proyek perkebunan itu akan melanggengkan industri agrikultur untuk merangsek lebih jauh ke dalam hutan primer di Papua. Proyek ini diliputi berbagai dugaan terkait ilegalitas.
  • Kedatangan para investor baru jadi semacam permulaan untuk terlepas dari berbagai tuduhan hukum terkait proyek itu. Kegagalan pemerintah dalam menyelidiki perusahaan-perusahaan itu pun memberi konsekuensi buruk bagi kondisi masyarakat adat dan hutan Papua.
Pembabatan hutan di konsesi Digoel Agri Group pada 27 November 2019. Sentinel.
Infrastruktur jalan pada konsesi Digoel Agri Group. Foto oleh Yayasan Pusaka, Januari 2020
Pohon-pohon yang dibabat di konsesi yang dikendalikan Digoel Agri Group. Foto oleh Yayasan Pusaka, Januari 2020.

Mengenal keluarga Rumangkang

Merujuk data perseroan terbatas pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU), Kementerian Hukum dan HAM, Digoel Agri Group didirikan oleh beberapa orang keluarga Rumangkang. Kepala keluarga ini, almarhum Vence Rumangkang adalah politisi dan pengusaha kawakan asal Manado. Mantan Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD) itu meninggal dunia pada 24 Februari 2020 pada usia 74 tahun.

Potret Fabianus Senfahagi
Hutan dan batas-batas area yang “dibersihkan” oleh Digoel Agri Group. Foto oleh Yayasan Pusaka, Januari 2020.
Hutan di Boven Digoel, 2018. Foto oleh Ulet Ifansasti untuk Greenpeace.

Berbagai kepentingan

Keluarga Rumangkang bersikeras kalau proyek perkebunan itu akan menguntungkan masyarakat Auyu. Jones mengatakan, orang-orang yang dia temui gembira ketika mengetahui perkebunan akan beroperasi di tanah adat mereka.

Seorang pemburu Suku Auyu di Boven Digoel. Foto oleh Nanang Sujana untuk The Gecko Project/Earthsight.
Franky Samperante menemukan bahwa masyarakat dari marga Kemon menentang operasi Digoel Agri Group. Foto oleh Sandy Watt untuk The Gecko Project/Earthsight.

sumber : https://geckoproject.id/pemain-baru-mulai-babat-hutan-dalam-proyek-perkebunan-sawit-raksasa-di-papua-39c8f4886d27

Share it
HMS FAKFAK

HMS FAKFAK

Your Comment