Mengenang 36 Tahun Meninggalnya Arnold Ap Budayawan Papua Pendiri Grup Mambesak

Tanggal 26 April1984, tepatnya 36 tahun yang lalu, Arnold Ap di tembak oleh aparat keamanan Indonesia, karena dianggap berbahaya dengan aktifitas musik dan budaya Papua. Kematiannya menjadi salah kasus HAM yang masih menjadi misteri sampai saat ini.

Arnold ap dan grup mambesak
Foto Arnold Ap dan Cover kaset Mambesak volume IV tahun 1980

Pada Agustus 1978, Arnold Ap bersama sahabat perjuangannya Sam Kapissa mendirikan grup Mambesak yang berarti Cendrawasih dalam bahasa Biak. Keduanya adalah aktor di balik visi musik grup tersebut. Mereka dibantu Thonny W. Krenek yang bekerja mendokumentasi berbagai macam gerak tari orang Papua, yang menjadi tandem pentas ketika Mambesak mengisi panggung musik.

Grup ini lalu mengisi berbagai pementasan dan segera menjadi idola. Orang-orang Papua terpesona dengan anak-anak muda yang tampil membawakan lagu tradisional, diiringi tarian asli Papua . Mambesak segera menjadi ikon.

Di saat yang bersamaan,Arnol Ap juga mengelola acara radio bernama Pelangi Budaya di Radio RRI Nusantara V. Lewat radio ini, Arnold Ap menyebarluaskan gagasan politiknya soal Papua yang berkulit hitam, berambut keriting dan pemakan sagu.

Menyanyi untuk hidup kini,esok,dan Nanti

Grup Mambesak, 1978

Studi dan pementasan budaya dan musik Papua oleh Arnold Ap dipandang oleh banyak pihak di masa itu sebagai tantangan terhadap upaya pemerintah Indonesia yang menggerus nasionalisme dan identitas Papua.

Sampai akhirnya pada bulan November tahun 1983 Arnold Ap di tangkap dan dimasukkan ke dalam Penjara. atas dugaan menjadi simpatisan Organisasi Papua Merdeka, meskipun pada akhirnya tidak ada tuduhan yang ditetapkan kepadanya.

Kematiannya pada tanggal 26 April 1984, menurutt laporan resmi saat itu karena Arnold Ap melarikan diri, namun beberapa fakta yang lain menyatakan bahwa Arnold Ap sengaja di eksekusi oleh Militer pada saat itu. Kronologis kematian Arnold AP bisa di baca di link berikut : Arnold Ap dan HAM

Kita di tanah Papua patut bersyukur bahwa pernah mempunyai seorang budayawan dan musikus yang begitu gigih memperjuangan musik dan lagu Papua dengan Grup Mambesaknya. Keaneragaman Papua yang dipersatukan oleh musik.

Semoga Arwah Arnold Ap tenang di Sisi-Nya

God Bless Papua

Share it
HMS FAKFAK

HMS FAKFAK

Your Comment