Dua anak muda tewas tertembak di area PT Frepoort Timika

Dalam minggu ini ada sudah ada dua kejadian penembakan yang merenggut nyawa anak muda Papua di wilayah yang berbeda. Sebelumnya ada tiga anggota Polri yang tewas di Mamberamo raya karena bentrok dengan TNI, dan yang terbaru terjadi lagi penembakan di wilayah PT Freeport Timika yang merenggut nyawa dua anak muda.

Jenazah Eden Armando Bebari (19) dan Ronny Wandik (21), dua korban penembakan di Mimika, pada Selasa (14/4/2020) berada di RSUD Timika. – IST/ Foto Jubi.co.id

Mereka adalah bernama Eden Armando Debari (20) dan Ronny Wandik (23) tewas tertembak di Mile 34, Area PT Freeport Indonesia. Diduga, keduanya tewas tertembak dalam operasi Satgas TNI di area tersebut. Mereka berdua di kira sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB

Namun, hal itu kemudian dibantah pihak keluarga kedua korban yang menyatakan bahwa kedua korban bukan bagian dari KKB seperti yang dituduhkan. Sesuai informasi dari situs berita Jubi.co.id, Eden Armando Debari adalah seorang Mahasiswa UMN Kota Tangerang Selatan yang berlibur di Timika.

Mewakili pihak keluarga, Karel Imingkawak, mengatakan pihaknya sangat menyesali terjadinya peristiwa tersebut. Kejadian ini begitu menyakiti hati keluarga, karena keduanya ditembak saat mencari ikan di kali Mile 34.

Karel menambahkan, keduanya yang tinggal bertetangga selama ini tidak pernah berbuat macam-macam, apalagi bergabung dengan KKB.

“Keduanya kala itu hanya mencari ikan di kali Mile 34,” kata Karel di RSUD Mimika, Selasa (14/4/2020).

Menurut Karel, pihak keluarga meminta siapa pun yang bertugas saat itu, mulai dari pimpinan sampai bawahan segera diproses secara hukum dan dipecat secara tidak terhormat. Pasalnya, personel yang melaksanakan tugas saat itu dinilai tidak menerapkan SOP sebagaimana mestinya.

“Mereka tidak menerapkan SOP, karena terbukti melakukan penembakan sembarangan terhadap masyarakat sipil,” ujar Karel.

Baca juga : Insiden Penembakan di Mamberamo Raya, 3 orang Polisi Meninggal

Sementara itu, Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI, Herman Asaribab, bersama Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw, telah bertemu keluarga dan kerabat korban di kamar jenazah RSUD Mimika.

Kedua jendral bintang dua ini menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab berjanji akan melakukan investigasi atas dugaan insiden salah tembak tersebut.

“Ada petugas yang sudah ditunjuk untuk melaksanakan investigasi, sehingga bisa kita selesaikan dan tentu saja ada proses hukum yang berjalan,” kata Pangdam Herman.

Kedua jenazah sudah diambil pihak keluarga Selasa (14/4/2020) sore, dan kini disemayamkan di rumah duka di Timika

Sumber : Kompas.tv dan jubi.co.id

Share it
HMS FAKFAK

HMS FAKFAK

One thought on “Dua anak muda tewas tertembak di area PT Frepoort Timika

Your Comment