Keliling Dunia Karena Lagu Daerah

sumber : kompas.id 16mar2020

Masih ingat grup band ten2five??ya grup band yang melambung namanya dengan lagu ” i will fly” di awal tahun 2000 an, saat ini masih tetap eksis di blantika musik indonesia.

Ten2Five meraih penghargaan lantaran lagu-lagu daerah. Berkat lagu daerah pula, grup musik yang beranggotakan Imela K, Thomas Aquinas, Arvito Pandu, Mochamad Ardhy, dan Arief Winarto itu bisa jalan-jalan ke luar negeri

ten2five live di menara kompas

Kami bisa jalan-jalan ke Swiss, Jepang, Malaysia, dan Taiwan,” ujar vokalis Ten2Five Imela K di sela Rooftop Gigs di Menara Kompas, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Lagu ”Lir-Ilir” menjadi andalan Ten2Five hingga diundang berpentas ke luar negeri dan menyabet penghargaan.

”Kami tak sembarang mempelajari lagu daerah. Tak hanya dinyanyikan anak-anak sambil bermain, lagu daerah punya makna lebih dalam dari yang kami kira,” katanya. Awalnya, Ten2Five tak punya ide mengenai lagu yang ingin direkam. Lagu daerah lantas malah memancing kreativitas mereka.

Sebagian masyarakat menganggap lagu-lagu daerah sulit dibuat jadi keren karena pendengar mungkin malas menyimak. Musiknya takdungtakdung,” ucap Imela sambil tersenyum. Padahal, lagu daerah bisa dinyanyikan dengan langgam pop, rok, dan jazz.

Imela lantas mengenang saat Ten2Five terbentuk yang digagas beberapa anak muda Indonesia saat kuliah di Australia. Mereka tak mau menghabiskan uang dengan jalan-jalan. ”Kami kumpul-kumpul saja untuk bermusik di rumah Robin, gitaris Ten2Five yang dulu,” ucap Imela.

Mereka berlatih setiap akhir pekan mulai pukul 10.00. Rentang waktu bercengkerama hingga pukul 17.00, kemudian menjadi asal-muasal nama band tersebut. Ten2Five lalu meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards tahun 2012 lantaran mengaransemen lagu daerah.

Share it

HMS FAKFAK

Your Comment