Konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya Papua

beberapa bulan terakhir ini, terjadi peningkatan kejadian kontak senjata di Sugapa, Intan jaya Papua. Namun media-media nasional tidak banyak yang memberitakannya, sehingga masyarakat tidak banyak yang tahu atau mendapat informasi yang pasti mengenai apa yang sedang terjadi di Intan Jaya saat ini. Ada beberapa media online nasional yang memberitakan konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya, namun rata-rata berita mengenai hal ini adalah berita premium atau dengan harus berlangganan baru bisa membaca berita-berita tersebut.

tawa ceria anak-anak sd di Sugapa/ doc radio hms 2015

Berikut kami lampirkan beberapa berita tentang konflik bersenjata yang terjadi di Intan Jaya, dari rentang waktu bulan Oktober 2019 sampai dengan Februari 2020 yang kam ambil dari kompas premium dan jakartapost

  1. Tiga Warga Sipil di Intan Jaya Tewas Ditembak KKB – Kompas.id-26OCT2019
  2. Status Keamanan Intan Jaya Siaga Satu  – Kompas.id-27JAN2020
  3. TNI Polri Antisipasi serangan susulan kompas-28JAN2020
  4. At least one killed in Papua gunfight – National – The Jakarta Post-20feb2020

Ada perbedaan informasi mengenai korban penembakan yang baru saja terjadi pada hari Selasa, 18 Februari 2020.

Di media nasional berdasarkan pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto disampaikan bahwa seorang warga yang tewas tertembak di Kampung Yaparo, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Selasa (18/2/2020) adalah anggota kelompok bersenjata. Seorang anak yang juga tertembak di lokasi yang sama dinyatakan terkena tembakan kelompok bersenjata.

suasana di depan Pastoran Katolik Sugapa/ doc radio hms 2015

Pernyataan Kolonel Cpl Eko Daryanto itu berbeda dengan kesaksian warga yang diberitakan oleh salah satu media online loka Jubi.co.id. Narasumber Jubi pada hari selasa 18 Feb 2020 menyatakan dua orang yang tewas tertembak pada Selasa, Kayus Sani dan Meky Tipogau, adalah warga sipil. Selain itu, ada dua perempuan yang juga terluka karena terkena tembakan.

Bahkan menurut media online lokal lainnya (suarapapua.com) anak yang tertembak itu masih berumur sekitar 12 tahun dan masih bersekolah

Berita dari 2 media online lokal ini dapat dilihat pada link berikut :

  1. 2 warga sipil tewas ditembak di Sugapa, 2 lainnya terluka
  2. Kapendam nyatakan korban penembakan di Intan Jaya anggota kelompok bersenjata
  3. Pastor Yustinus : Anak SD yang ditembak mati TNI itu anak murid saya

Persoalan konflik bersenjata di Intan Jaya ini benar-benar tidak terekspos di media nasional, sangat jarang kita lihat berita ini di televisi nasional, padahal k jadian ini juga ada potensi pelanggaran HAM dan menyebabkan situasi yang tidak kondusif di papua

Semoga konflik ini bisa segera selesai, supaya masyarakat di Intan Jaya bisa melanjutkan kehidupannya dengan tenang, dan jangan ada lagi kekerasan bersenjata di tanah papua..

God bless

Share it

HMS FAKFAK

Your Comment