Tanggapan Dunia Internasional tentang Kerusuhan di Papua

Sejak kerusuhan yang terjadi di Papua di akhir bulan Agustus 2019 lalu, banyak sekali tanggapan dan pendapat dari berbagai kalangan mengenai kerusuhan tersebut. Dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, petinggi militer, politisi, pengamat politik, pegiat ha, dan lain-lain semua mempunyai pendapat yang beragam tentang apa yang sedang terjadi di papua.

Bagaimana dunia internasional menanggapi hal ini ?? berikut kami sajikan tulisan yang kami sadur dari situs berita CNN Indonesia

  1. PBB angkat suara tanggapi kerusuhan di Papua

Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) akhirnya buka suara menanggapi kerusuhan di Papua yang telah berlangsung sejak pertengahan Agustus lalu.

sumber : cnn indonesia

Melalui pernyataan di situs resminya, Komisioner HAM PBB Michelle Bachelet mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peningkatan kekerasan yang terjadi di Provinsi Papua, terutama kematian sejumlah warga dan pasukan keamanan selama demonstrasi berlangsung.

Tulisan lengkapnya dapat dibaca di link berikut: PBB Angkat Suara tanggapi kerusuhan di Papua

2. 9 Negara yang paling banyak cuitkan isu Papua Barat

Jakarta, CNN Indonesia — Pengamat media sosial dari Drone Emprit, Ismail Fahmi memetakan cuitan terkait isu Papua Barat yang mengisi jagat Twitter bukan hanya dari Indonesia. Ada sembilan negara yang paling banyak mencuitkan isu Papua Barat antara lain Australia, Inggris, Kuba, Selandia Baru, Jerman, Amerika Serikat, Papua New Guinea, Spanyol, dan Fiji.

Indonesia tercatat paling aktif cuitan mengenai isu Papua Barat dengan 1.158 pengguna, disusul Australia dengan 479 pengguna, dan Inggris dengan 225 pengguna.

Jika dirinci berdasarkan kota, Drone Emprit mencatat Jakarta paling banyak mencuitkan isu terkait Papua Barat dengan 310 mention. Disusul Sydney dengan 181, Havana dengan 174, dan Melbourne dengan 129 topik isu Papua Barat.
Berita lengkapnya dapat dibaca di link berikut : 9 Negara Paling Banyak Cuitkan Isu Papua Barat

Share it

HMS FAKFAK

Your Comment