DI PAPUA TINGKAT INFEKSI HIV 15 KALI LEBIH TINGGI DARI RATA-RATA NASIONAL

Berikut adalah lembaran fakta HIV AIDS di ASIA, di mana papua merupakan daerah yang tingkat infeksi HIV nya lebih tinggi di  Indonesia

Asia

Epidemi HIV di Asia sebagian besar telah stabil

  • Sebagian besar epidemi HIV nasional di kawasan tampaknya telah stabil
  • Diperkirakan 4.9 juta (4.5 juta-5.5 juta) orang hidup dengan HIV pada tahun 2009,   jumlah yang sama seperti lima tahun sebelumnya.
  • Diperkirakan 300.000 (260.000-340.000) orang meninggal karena AIDS pada tahun 2009 dibandingkan 250.000 (220.000-300.000) orang pada tahun 2001.

Perkembangan dalam penanggulangan HIV diantara anak-anak

  • Akses yang lebih luas untuk pelayanan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak menyebabkan penurunan yang signifikan dalam perkembangan infeksi HIV baru diantara anak-anak.
  • Diperkirakan 22.000 (15.000-31.000) anak-anak umur 0-14 tahun telah terinfeksi oleh HIV pada tahun 2009 – turun 15% dari tahun 2009 yang diperkirakan 26.000 (18.000-38.000).
  • Kematian yang disebabkan AIDS diantara anak-anak menurun dari 18.000 (11.000-25.000) pada tahun 2004 menjadi 15.000 (9.000-22.000) pada tahun 2009 – menurun 15%

Campuran perkembangan pada infeksi HIV baru

  • Diperkirakan 360.000 (300.000-430.000) orang baru telah terinfeksi HIV pada tahun 2009, dibandingkan dengan 450.000 (410.000-500.000) pada tahun 2001 – terjadi penurunan sebesar 20% dalam delapan tahun terakhir.
  • Di India, Nepal dan Thailand, angka  insiden dari infeksi HIV baru turun lebih dari 25% diantara tahun 2001 dan 2009.
  • Diantara tahun 2001 dan 2009, angka insiden dari infeksi HIV baru di Bangladesh dan Filipina – Negara dengan tingkat epidemi yang relatif rendah – meningkat lebih dari 25%.

 

Pola epidemi HIV bervariasi diantara dan di dalam tiap Negara

  • Secara keseluruhan kecenderungan dalam epidemi menyimpan variasi-variasi yang penting. Di China, sebagai contoh, lima dari 22 propinsi terhitung dengan 53% orang yang hidup dengan HIV.
  • Di Propinsi Papua, Indonesia, tingkat infeksi HIV 15 kali lebih tinggi daripada rata-rata nasional.
  • Thailand adalah satu-satunya Negara di Asia dengan prevalensi HIV yang mendekati 1%.
  • Di Kamboja, prevalensi HIV orang dewasa menurun dari 1.2% (0.8%-1.6%) pada tahun 2001 menjadi 0.5% (0.4%-0.8%) pada tahun 2009.

Populasi kunci merupakan pusat dari epidemi HIV di wilayah ini

  • Epidemi HIV di Asia sebagian besar tetap terkonsentrasi di antara pengguna narkoba suntik, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan pekerja seks.
  • Sekitar 16% orang yang menggunakan jarum suntik di Asia hidup dengan HIV. Di beberapa Negara, perkiraan ini jauh lebih tinggi: 30%-50% di Thailand dan 32%-58% di Vietnam.
  • Prevalensi yang tinggi terjadi diantara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki telah dilaporkan di beberapa Negara di wilayah ini: 29% di Myanmar, 5% di Indonesia, dan antara 7%-18% di bagian India Selatan.
  • Hampir satu dari lima (18%) pekerja seks wanita yang disurvey di Myanmar dinyatakan positif HIV pada pertengahan tahun 2000.

Kontak: UNAIDS Jenewa | tel. +41 22 791 1697 | communications@unaids.org UNAIDS, the Joint United Nations Program on HIV/AIDS, is an innovative United Nations partnership that leads and inspires the world in achieving universal access to HIV prevention, treatment, care and support. Learn more at unaids.org.

Share it

HMS FAKFAK

0 thoughts on “DI PAPUA TINGKAT INFEKSI HIV 15 KALI LEBIH TINGGI DARI RATA-RATA NASIONAL

Your Comment